Do’a Orang Tua dapat Menembus Arsy • 03.10.09
Dahulu kala pada zaman Nabi Musa A.S., ada seorang anak yang kedudukannya di surga sejajar dengan seorang Nabi Musa. suatu kali Allah memberitahukan hal ini kepada Nabi Musa A.S. bahwa ada seorang anak yang kedudukannya akan sejajar dengannya di surga kelak, Nabi Musa pun bertanya-tanya apakah yang dilakukan anak ini sehingga bisa sejajar dengannya?
Keesokan harinya Nabi Musa dengan rasa penasarannya mencari anak itu di sebuah pasar, yang ternyata hanyalah seorang tukang daging. Rasa penasarannya yang kian memuncak membuatnya memberanikan diri untuk meminta izin kepada anak itu untuk mengikutinya sampai ke rumahnya.
Sesampainya di rumah anak itu, ada hal menarik yang ternyata dilakukan oleh anak itu selama ini. Orang tuanya sakit-sakitan dan tak berdaya untuk menggerakkan tubuhnya dan anak inilah yang menggendongnya, memandikan dan menyuapi makan, tapi bukan perbuatannya itu yang membuatnya sejajar dengan Nabi Musa di surga kelak. Namun, ada sebuah do’a yang keluar setiap saat dari mulut orang tuanya yang lemah lembut berucap “Ya Allah Sejajarkanlah kedudukan anakku di Surga dengan Nabi Musa A.S.”.
Subhanallah, hanya dengan do’a yang sederhana dari orang tua, seorang anak biasa dan cuma tukang daging di Pasar bisa sejajar kedudukannya dengan Nabi Musa A.S. seperti yang pernah diucapkan Rasulullah S.A.W :
Tiga macam do’a dikabulkan tanpa diragukan lagi, yaitu doa orang yang dizalimi, doa kedua orang tua, dan do’a seorang musafir (yang berpergian untuk maksud dan tujuan baik). (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
wallahu alam
Hari ini saya teringat dengan cerita seorang tukang kayu yang bekerja keras dalam pekerjaannya menebang pohon. Di hari pertama masuk kerja, dia berhasil menebang 6 pohon, hari berikutnya dia berhasil menebang 8 pohon, hari berikutnya berhasil menebang 8 pohon sampai puncaknya dia berhasil menebang 15 pohon perhari.
