Al Mawani’u Makrifatullah (Penghalang dalam mengenal Allah)
Jauh di dalam hati, seorang muslim selalu ingin dekat dengan Allah S.W.T, merasakan nikmatnya beribadah dan surganya sebagai imbalan. namun syaitan selalu menggoda dan menghalang-halangi untuk menggoyahkan iman hingga membuat seorang muslim lupa akan tujuannya untuk mengenal dan selalu dekat dengan Allah S.W.T.
Halangan-halangan tersebut muncul dalam bentuk sifat-sifat, antara lain :
I. Hasyiah > Sifat yang berasal dari penyakit syahwat / nafsu
1. Fasiq yaitu orang-orang yang melanggar janji Allah, memutuskan apa yang diperintahkan oleh Allah untuk menghubungkannya dan mereka melakukan bencana di atas muka bumi.
- Janganlah kamu seperti orang-orang yang melupakan Allah lalu Allah menjadikan mereka lupa terhadap diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasiq. (QS. 59 : 19)
- Sesungguhnya Allah tidak malu menjadikan nyamuk untuk menjadi perumpamaan atau benda yang lebih hina daripadanya. Adapun orang-orang yang beriman mengetahui bahawa yang demikian itu suatu kebenaran dari Tuhan tetapi orang-orang yang kafir berkata: Apakah maksud Allah dengan perumpamaan ini (QS. 2 : 26-27)
2. Sombong adalah orang yang hatinya ingkar dan membantah terhadap ayat-ayat Allah dan mereka tidak beriman kepada Allah.
- Orang-orang yang tidak beriman kepada hari Akhirat, hati mereka indkar dan merekaitu orang-orang yang sombong (QS. 16:22)
- Allah telah menghalau Iblis dari syurga kerana bersikap sombong dan tidak mahu tunduk kepada arahan Allah. (QS. 7:12)
- Orang-orang yang membantah ayat-ayat Allah tanpa keterangan yang sampai kepada mereka. Amat besarlah kebencian di sisi Allah dan di sisi orang-orang yang beriman (terhadap mereka). Demikianlah Allah mengecap/ menutup tiap-tiap hati orang yang sombong lagi ganas. (QS. 40:35)
- Orang-orang yang membantah ayat-ayat Allah tanpa keterangan QS. (40:56)
3. Zalim
- Siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang diberikan peringatan dengan ayat-ayat tuhannya kemudian dia berpaling daripadanya? sesungguhnya kami akan memberikan pembalasan kepada orang-orang yang berdosa(QS. 32:22)
- Siapakah yang terlebih zalim daripada orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah sedang dia diseru kepada Islam ? Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang zalim. (QS. 61:7)
4. Dusta
- Dalam hati mereka ada penyakit (syak wasangka) lalu ditambah Allah penyakit itu dan untuk mereka itu siksa yang pedih kerana mereka berdusta. (QS. 2:10)
- Kecelakaan bagi mereka yang mendustakan ayat-ayat Allah (QS. 77:9-19)
5. Banya berbuat maksiat / Banyak dosa
- Bahkan manusia itu hendak membuat maksiat terus menerus (QS. Al-Qiyamah : 5)
- Berkarat hati mereka kerana dosa yang mereka lakukan. (QS. 83:14)
Semua sifat-sifat yang disebutkan di atas tadi akan berakhir dengan kemurkaan dari Allah s.w.t. Walau bagaimanapun sifat-sifat ini boleh dirawati dan diobati dengan usaha yang penuh mujahadah, bersungguh-sungguh dalam niat, perbuatan dan ucapan dalam menjalankan semua perintahNya.
II. Penyakit Ragu / Syubhat
1. Kebodohan (Jahil)
- Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung jawabnya. (QS. 17 : 36)
- Orang-orang yang tidak mengambil iktibar dari wahyu (QS. 39-65)
2. Ragu-ragu
Dan senantiasalah orang-orang kafir itu berada dalam keragu-raguan terhadap Al Qur’an, hingga datang kepada mereka saat (kematiannya) dengan tiba-tiba atau datang kepada mereka azab hari kiamat. (QS. 22 : 55)
3. Menyimpang
Oleh kerana mereka melanggar perjanjian , Allah kutuk mereka dan menjadikan hati mereka keras sehingga mereka mengubah kalimat Allah. (QS. 5:13)
4. Lalai
Dan sesungguhnya kami jadikan untuk (isi neraka jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. mereka itulah orang-orang yang lalai. (QS. Al-A’raf : 179)
Ragu akan bercokol dihati mereka yang tidak pernah mau belajar lebih dalam bagaimana islam sebenarnya. karena hanya dengan ilmu, kita akan bisa menghilangkat penyakit ragu ini. dan tentunya, kita harus mencari ilmu kepada orang yang tepat, yang semakin mendekatkan kita kepada Allah, bukan yang menjauhinya. dan janganlah ragu dengan pertolongan Allah, mintalah pada-Nya agar kita termasuk hamba-Nya yang Shaleh. Wallahu Alam


wah tulisannyan bagus ni mas..
blog yg sedap dipandang dan mudah dicerna… yg punya udah nikah belum ya? hihihihi…..
emangnya masih mau?